Pages

Senin, 21 April 2014

Satrio Piningit.
            Ya nama itulah selalu muncul dalam benak pikiran terutama masyarakat jawa. Tokoh agung yang selalu diharapkan kehadiranya yang diangan-angankan akan membawa negeri ini kepada masa kejayaan yang “toto tentrem kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi”. Lalu sperti apakah sosok tersebut?
            Tulisan ini mencoba menguraikan siapa sebenarnya satrio piningit dalam negara Indonesia. negara yang secara sistem politik menganut sistem presidensial tentunya menggunakan seorang presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahanya. Tentunya presidentlah yang sangat diharapkan sebagai salah satu satrio piningit itu.
Berkaca pada hasil pemilihan umum tahun ini. Banyak orang berkspektasi pada hadirnya sosok pemimpin baru yang akan memimpin Indonesia ima tahun kedepan. Sebelumnya sudah ada beberapa tokoh yang menjadi pemimpin di negeri ini. Sebut saja sang proklamator Soekarno, Soeharto, Bj Habibi, Abdurahman Wahid, Megawati seokarno Putri dan yang terakhir Susilo Bambang Yudhoyono.  Namun apakah mereka semua adalah satrio piningit tersebut.
            Dipaparkan ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit , yaitu : Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba menafsirkan ke-tujuh Satrio Piningit itu adalah sebagai berikut :[1]
1.      SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO. Tokoh pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro), yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan akan kemudian menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama. Berkuasa tahun 1945-1967.
2.      SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR. Tokoh pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti. Berkuasa tahun 1967-1998.
3.      SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR. Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1998-1999.
4.      SATRIO LELONO TAPA NGRAME. Tokoh pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH.Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.
5.      SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH. Tokoh pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.
6.      SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.
7.      SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU. Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati
            Tokoh terakhir yang di ramalkan sebagai” satrio Pinandito sinisihan Wahyu”. Dialah yang diharapak oleh semua kalangan sebagai satrio Piningit tersebut. namun tentunya ada satu hal yang tidak boleh di lupakan terlepas dari harapan pemimpin tersebut adalah rakyat.
            Bagaimanapun juga rakyat adalah kekuata utama yang mampu mencetak seorang pemimpin tangguh. Hal ini tentunya benar karena dalam negara ini pemimpin adalah dihasilkan dari sistem pemilihan yang syah yaitu pemilu. Oelh karena itu marilah sebagai rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin yang adil dan mumpuni agar cita cita satrio piningit tersebut dapat terkabul.
Wallahualam bissowaf




koalisi bukan bagi-bagi kue

Koalisi bukan bagi-bagi kekuasaan
            Pemilu legislative telah selesai dilaksankanan pada tanggal 9 april 2014 yang lalu. Indonesia kembali sukses menyelenggarakan pesta akbar demokrasi lima tahunan untuk yang ke Sembilan kalinya. Namun begitu suksesnya helatan akbar ini tentunya tidak bisa lepas dari berbagai catatan yang masih harus di perbaiki oleh banyak elemen seperti Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sebagai lembaga utama negara yang menyelenggarakanya. Disambing itu partai politik dan negara ( pemerintah) tentunya juga mempunyai tugas yang sama.
            Hasil pemilu kali ini cukup beragam dan berwarna. Ada 12 partai nasional dan 3 partai lokal aceh yang ikut bertarung memperebutkan kursi panas “anggota DPR”. Dari berbagai hasil Quick Count yang dilakukan oleh banyak pihak mengantarkan partai berlambang banteng PDI-P sebagai jawara pemilu kali ini dengan 19% lebih suara. Disusul oleh partai beringin dengan 14% suara dan partai berlambang garuda (Gerindra) dengan 11% suara. Adapun hasil partai politik lainya dapat dilihat pada tabel berikut:
No
Partai
Hasil Quick Count
1
PDIP
19,74%
2
Partai Golkar
14,59%
3
Gerindra
11,78%
4
Demokrat
9,12%
5
PKB
9,93%
6
PAN
7,05%
7
PPP
7,32%
8
PKS
6,59%
10
Partai Nasdem
6,29%
11
Hanura
5,28%
12
PBB
1,38%
13
PKPI
0,98%

            Namun hasil  perolehan suara oleh masing-masing partai belum mampu mencapai 20% untuk mengantarkan kandidat capres maupun cawapres untuk maju mejadi president. oleh karenya partai partai politik harus melakukan loby politik ( koalisi) untuk menggalang kekuatan guna memberikan dukungan politik untuk mencalonkan kandidat capresnya bertarung pada Pilpres nanti. Setidaknya ada tiga kluster besar yang akan bertarung diantaranya PDI-P, Golkar dan Gerindra yang kesemuanya telah mendeklarasikan Capresnya masing masing. Tentunya untuk memuliskan langkah mereka haruslah melakukan “koalisi” dengan partai lain.
            Bersatu kita teguh, berserai kita runtuh. Itulah peribahasa yang seharusnya digunakan oleh parpol untuk berkoalisi. Koalisi yang syah adalah yang memperhatikan aspek ideologis dan platform partai. Bukan koalisi yang hanya berorientasi pada sekedar pembagian kekuasaan di tataran eksekutif.  Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena kolaisi yan hanya mementingkan kekuasaan pada akhirnya akan berujung pada pembangkangan anggota koalisi tersebut. seperti contoh ketika koalisi cabinet SBY jilid II PKS sering kali muncul sebagai “ anak nakal” dalam koalisi tersebut. sehingga retakan yang terjadi akan berakibat pada ketidak fokusnya lembaga eksekutif untuk menjalankan pemerintahan negara  tetapi malah berkutat pada masalah rumah tangga cabinet mereka.
            Disamping itu kebangkitan partai-partai islam tentunya menjadi wacana tersendiri yang harus diperhatikan oleh partai-partai lain dalam menentukan koalisi mereka. islam adalah agama mayoritas di negeri ini yang mencapai 87%. Sehingga kekuatan suara masyarakat islam tentunya juga akan memberikan efek tersendiri dari segi pengambilan kebijakan politik.Jika berkaca pada era pemilu 1999. Kebangkitan partai islam bukan tidak mungkin akan kembali membuat poros tengah baru dalam memperebutkan kursi president pada pemilu tahun 2014 ini.
            Dan pada akhirnya apapun hasil dari semua rangkaian pesta akbar demokrasi ini haruslah sepenuhnya di tujukan untuk pembagunan bangsa dan negara. Bukan hanya pada keinginan syahwat kekuasaan saja. Sehingga kedepanya bangsa Indonesia kembali menjadi bangsa yang berdaulat dan bermartabat seutuhnya.
Wahyu Enggar depart. Pendidikan dan advokasi pelajar
PW IPNU DIY


Minggu, 08 Desember 2013

hukum manusia terasa lebih kejam daripada hukum tuhan. satu kesalahan yang dianggap fatal akan mengakhiri segalanya

Kamis, 25 April 2013

persahabatan


Lima peraturan sederhana untuk hidup bahagia dengan persahabatan.
Lima peraturan sederhana untuk hidup bahagia dengan persahabatan.apa yang kita alami demi teman kadanng melelahkan dan menjengkelkan, tapi itukah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah?
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan tapi persahabatan sejati dapat mengatasi ujian itu bahkan tumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis, tapi membutuhkan waktu yang panjang bagi besi menajmkan  besi, demikian sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan di warnai dengan berbagai pengalaman suka-duka, dihibur disakiti, diperhatian dikecewakan di dengar di abaikan, di bntu di tolak, namun semua itu tidak di lakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tapi mengatakan apa yang amat pedih agar sahabat mau berubah.
proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dan kesetiaan. Tapi bukan pada saat sahabat membuthkan bantuan barulah kita memiliki motivasi untuk membantu sahabat kita, tapi justru ia berinisiatif untuk membrikan dan mewujudkan apa yang di butuhkan sahabatntya.
Kerinduan adalah menjadi bagian dari sahabatnya, karea tidak ada persahabatan yang di awali dengan sikap egois. Semua orang pasti mrmbutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua mendapatkannya. Banyak pula orang yang tidak dapat menikmati indahnya persahabatan, namun ada pula yang justru hancur Karena di khiaati oleh sahabatnya.
Mempunyai satu sahabat sejati lebih baik dari seribu teman yang mementingkan dirinya sendiri. Dalam masa kejayaan teman mengenal kita, dalam kesengsaraan kita mengenal teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali anda dalam kesusahan, siapakah yang berada di samping anda???
Merekalah sahabat anda……………………
Siapa yang mengasihi anda di saat anda merasa tidak di cintai????
Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan???
Merekalah sahabat anda……………..
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
Lima peraturan sederhana untuk dapat hidup bahagia dengan persahabatan.
1)      Bebaskan dirimu dari kesusahan
2)      Bebaskan pikiranmu dari kebencian
3)      Hiduplah sederhana
4)      Berikanlah lebih
5)      Kurangilah harapan.